Tuesday, November 1, 2011

10 Nasehat Bijak Einstein Tentang Hidup Sukses

Tak perlu bersiap-siap mengernyitkan kening, kita hanya akan membahas ringan tentang filosofi hidup singkat Einstein.

Tidak ada Fisika, nuklir, atau hal-hal jenius lainnya. Hanya hal kecil tapi sering terlupakan, padahal berpengaruh besar terhadap kehidupan kita. Apa saja nasehat bijak Einstein? Yuk kita lihat.



1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda

"Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja."

Membaca kutipan Einstein di atas membuat kita bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal?

Karena itu banyak-banyaklah menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata 'sukses'. Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.



2. Tekun itu Tak Ternilai


"Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah."

Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?

Ada ungkapan bagus yang popular di kalangan pegawai pos, 'Selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan'. Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.



3. Fokus pada saat ini.

"Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman sementara mencium gadis cantik, sebenarnya tidak memberi penghargaan yang layak untuk ciumannya itu."

Einstein kok ngomongin tentang ciuman ya? Ah, itu kan hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika sesorang menjaga kebun duren di kebun.

Begitu banyak kera seperti menunggu si penjaga lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Kemudian seorang lainnya berkata, bahwa Anda tak akan bisa menembak dua kera sekaligus.

Pengertian yang bisa disimpulkan atas kata-kata tersebut adalah, 'Seseorang bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus'.

Belajar untuk 'berada di sini, saat ini', berikan perhatian kepada apa yang sedang Anda kerjakan. Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.



4. Imaginasi adalah kekuatan

"Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi adalah penarik masa depan. Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan."

Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan!

Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, "Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi."

Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan.

Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan ataupun keinginan. Menyedihkan.



5. Buat Kesalahan

"Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru."

Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN.

Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas, jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya.

Carilah sesuatu berbau baru (something new) dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda.



6. Hidup pada saat ini

"Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi."

Satu-satunya jalan agar hidup Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.

Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Yang bisa Anda lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang Anda saat ini tentang kemarin agar menjadi lebih baik.

Anda juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada saat ini. Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok.



7. Hargai diri Anda

"Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga."

Tak perlu lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda.

Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Mungkin dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.

Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada Anda. Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.

Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Anda punya jawabannya. Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.



8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda

"Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda."

Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya. Anda jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai sekarang.

Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot bisep Anda menjadi lebih 'seksi' jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.

Jika ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu.

Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah sudut pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda akan berubah dengan sendirinya.

Bayangkan hal berikut: Ada seorang gadis manis tepat di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama, kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa ditebak apa reaksi si gadis?



9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman
"Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman."

Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek, tapi diskusi itu hanya akan memberi Anda informasi.

Anda harus melakukan proyek tersebut untuk 'tahu' apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak.

Anda harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu membuat Anda memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.

Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman! Jangan habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya. Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak ternilai menunggumu di luar sana.



10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik

"Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain."

Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, Anda cukup melakukan dua hal saja.

Pertama, yang harus Anda lakukan adalah memahami 'peraturan' bagaimana cara Anda melakukannya.

Kedua, lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda

Sumber :
kaskus.us

10 Fakta Unik Tentang Pendiri Apple, Steve Jobs

Situs Hollyscoop melaporkan sepuluh hal tentang mendiang sosok dibalik sukses Apple, Steve Jobs, yang meninggal dunia pada Rabu (6/10) akibat kanker di usia 56 tahun. Berikut sepuluh hal menarik tersebut:


http://www.blogcdn.com/www.engadget.com/media/2011/10/ripstevejobs-600.jpg


1. Drop Out dari Kampus

Seperti Mark Zuckerberg, yang drop out dari Harvard untuk membuat Facebook, Steve Jobs memiliki kegiatan yang lebih baik ketimbang kuliah.

Jobs sempat kuliah di Reed College di Portland, Oregon, tetapi keluar setelah 6 bulan. Setahun kemudian, Jobs mendirikan Apple.


2. Menyukai LSD

Setelah keluar dari kampus, Jobs pergi ke India dan menjadi seorang pengikut Buddha. Jobs bereksperimen dengan obat kejiwaan Lysergic Acid Diethylamide (LSD).

Jobs menggambarkan pengalaman dengan LSD sebagai "satu dari dua atau tiga hal paling penting yang pernah dilakukannya dalam hidupnya."


3. Anak Adopsi

Ibu biologis Steve Jobs menyerahkan Jobs yang saat itu baru berumur sepekan. Ibu biologis Jobs ketika itu belum menikah dan masih kuliah. Jobs kemudian diadopsi oleh sepasang suami istri Armenia, Paul dan Clara Hagopian.

Di tahun 90an, Jobs memutuskan untuk melacak adik perempuannya dan akhirnya berjumpa pada usia 27 tahun. Adiknya, Mona Simpson, merupakan penulis sukses dan professor di UCLA.


4. Penganut Buddha

Jobs merupakan seorang penganut kuat Zen Buddha dan hampir bergabung tinggal di biara dan menjadi biksu. Jobs menikah dalam sebuah tradisi Buddha oleh seorang biksu Zen yang menjadi guru pribadinya.


5. Mendirikan Pixar

Jobs begitu sukses dengan Apple dan banyak orang belum tahu, bahwa di tahun 1986 Jobs membeli studio animasi Pixar seharga 5 juta dolar AS. Jobs menambah 5 miliar dolar AS agar studio itu bisa bereksperimen dengan animasi.

Jobs juga satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas penjualan Pixar kepada Disney hampir 20 tahun kemudian.


6. Seorang Playboy?

Sebelum menikahi istrinya, Laurene Powell, di tahun 1991, Jobs mengencani bintang Hollywood (pada saat itu) seperti Diane Keaton dan Joan Baez.

Jobs juga punya anak dari Chrisann Brennan tetapi menolak bertanggung jawab dan mengaku steril namun kemudian ia mengakuinya.


7. Memberi Sambutan Wisuda

Meski tercatat sebagai drop out dari kampus, Jobs kemudian diundang untuk memberikan pidato wisuda di Stanford untuk tahun kelulusan 2005.

Pidatonya merupakan salah satu yang paling inspirasional dalam sejarah masa kini yaitu agar siswa masuk dunia kerja dengan melakukan hal yang disukai, seperti juga yang dilakukannya.


8. Dipecat dari Apple

Jobs menciptakan Apple pada usia 20 di luar garasi milik orangtuanya bersama Steve Wozniak. Setelah sepuluh tahun mengembangkan perusahaan itu dan usianya mencapai 30, Jobs berselisih dengan Wozniak, tapi jajaran direksi memihak Wozniak, dan Jobs dipecat.

Jobs mengatakan, hal tersebut merupakan kejadian terbaik yang pernah dialaminya. "Beban di saat sukses tergantikan oleh ringannya menjadi seorang pemula lagi," katanya.


9. Membuat Apple Terkenal

Setelah 10 tahun menjauh dari Apple, Jobs kembali di tahun 1996. Siapa yang ingat komputer besar Mac tahun 90an? Itu saat Jobs tidak di Apple.


10. Tidak Makan Daging

Jobs sebenarnya seorang pescetarian, yang berarti makan ikan tapi tak makan daging lain. Jobs juga makan telur dan produk olahan.


Di tahun 2004, Jobs mengumumkan bahwa dirinya mengidap kanker pankreas dan telah melakukan transplantasi liver lima tahun kemudian.

Pada Januari 2011, Jobs cuti lalu. Pensiun sebagai CEO pada Agustus 2011 dan melimpahkan seluruh tugasnya kepada Tim Cook.

Meski terkenal, Jobs sangat tertutup untuk soal kehidupan pribadi. Ia menikahi Laurene di tahun 1991 dan pasangan itu dikarunia tiga anak.


Bos Microsoft Bill Gates mengatakan,
"Bagi mereka yang cukup beruntung untuk bisa bekerja dengannya, hal itu merupakan kehormatan yang sangat besar. Saya akan merindukan sekali Steve."


Wali Kota New York Michael Bloomberg mengatakan,
"Amerika kehilangan seorang jenius yang akan selalu dikenang bersama Thomas Edison dan Einstein, dan gagasan-gagasannya akan membentuk dunia bagi generasi yang akan datang."

Sumber :
jekethek.blogspot.com